Pembangunan fasilitas Posyandu   di 10 (sepuluh) dusun di desa Babana Kecamatan Budong budong, Kabupaten Mamuju Tengah merupakan wujud pengintegrasian Pelayanan Sosial Dasar (PSD) dengan menggunakan Dana Desa (DD).

Pembangunan 10 (sepuluh) buah posyandu di setiap dusun dapat diwujudkan dan telah dimanfaatkan oleh warga masyarakat. Bahkan, fungsi bangunan yang biasanya hanya digunakan untuk pelayanan kegiatan posyandu, diperluas fungsinya untuk pelayanan kesehatan, sepenuhnya diarahkan untuk kepentingan publik.

Pembangunan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di setiap dusun merupakan salah satu program unggulan yang tengah dilaksanakan Desa Babana. Kepala Desa Babana, Rahmat Nas, mengatakan, Posyandu yang dibangun disemua dusun tidak hanya diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita saja namun sarana tersebut akan dijadikan tempat pelayanan masyarakat setempat.

“Posyandu yang kami bangun sebanyak sepuluh unit sesuai jumlah dusun. Kami optimis bias menyelesaikannya. Luas bangunan enam kali empat meter. Sarana ini selebihya akan kami jadikan sebagai tempat pelayanan masyarakat,” ulas Rahmat.

Guna mengoptimalkan keberadaan Posyandu, Rahmat akan memanfaatkan sejumlah tenaga medis di wilayahnya sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ke Puskesmas atau ke rumah sakit.”Posyandu ini benar benar akan kami manfaatkan sebagai tempat palayanan kesehatan di tingkat dusun,” ujarnya.

Hamsah, Kepala Dusun Panggayoang, Desa Babana mendukung penuh program yang dilaksanakan kepala desanya. Menurutnya, sarana itu sangat membantu, karena masyarakat tidak perlu lagi ke Puskemas jika hanya menderita sakit biasa.*** (Jamal)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY