Para Srikandi desa terpencil ini adalah para kader posyandu dengan latar belakang pendidikan yang rata-rata berpendidikan sekolah dasar, terpanggil nuraninya untuk mendarmabaktikan kemampuan terbaik mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah pinggiran – tidak pas di pinggir mungkin tapi daerah-daerah yang umumnya sulit dijangkau dengan jalur normal seperti perbatasan, daerah-daerah terpencil dan tertinggal.

Mendengar berita kalau GSC akan berakhir, ibu-ibu kader desa Talonang ini tanggap menyikapi bagaimana selanjutnya “siapa yang akan membiayai PMT diposyandu supaya ibu-ibu dan anak-anak tetap rajin datang keposyandu”. Pertanyaan itulah yang selalu mengganggu fikiran mereka, sehingga fikiran-fikiran tersebut disampaikan ke FK-GSC Kecamatan Sekongkang.

FK GSC Kecamatan Sekongkang bersama-sama dengan Tim Faskab Sumbawa Barat bertindak cepat dengan berkoordinasi dengan kepala desa Talonang Baru menyampaikan keinginan dari ibu-ibu kader posyandu. Dan disampaikan pula pada saat Musyawarah Desa Revisi dana tahun anggaran 2014 dan tahun anggaran 2015, dan semua peserta Musyawarah setuju dengan saran ibu-ibu kader dengan mengadakan kebun gizi yang dibiayai oleh Generasi Sehat dan Cerdas “GSC” Kecamatan Sekongkang. Adapun lokasi pengadaan kebun gizi ini di dua tempat yaitu Dusun Talonang dan Dusun lemar lempo desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang.

Adapun keinginan ibu-ibu kader tersebut adalah membudayakan kebun gizi dan pemanfaatan pekarangan rumah. Kebun Gizi merupakan program pemanfaatan lahan sebagai akses pemenuhan kebutuhan gizi keluarga yang terjangkau yaitu program yang berfokus pada peningkatan gizi keluarga. Program ini juga akan meningkatkan kesehatan warga dan juga meningkatkan pengetahuan mereka akan pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka. Harapan ke depannya, kegiatan ini mampu menjadi salah satu sumber penghasilan bagi warga.

Sebagai pengembangan dari program Kebun Gizi ini, kader-kader posyandu juga mengusulkan adanya ternak ayam yang akan dikelola oleh kader-kader posyandu. Tujuan dari ternak ayam yang dikelaola adalah untuk membiayai PMT diposyandu dan tambahan        transport kader posyandu.

Dan alhamdulillah kader posyandu berhasil menjual ternak ayam bersama sayur-sayuran hasil kebun gizi, sehingga bisa membiaya PMT diposyandu dan ada tambahan transport kader. Dan mudah-mudahan bisa berlanjut sampai menuju posyandu yang benar-benar mandiri.

Oleh: FK GSC Kecamatan Sekongkang

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY