Profil Desa Banda Baru – Kec.Amahai, Kab.Maluku Tengah, Prov.Maluku

0
155

Sejarah Singkat Desa Banda Baru Kabupaten Maluku Tengah

Berawal dari bencana alam pada tanggal 09 Mei 1988, yakni meletusnya gunung api di Pulau Banda yang berakibat beberapa tempat disekatrnya tidak tidak lagi ditempati warganya, diantarnya adalah Desa Gunung Api Selatan (GAS) dan Desa Gunung Api Utara (GAU).  Akibat  dari  meletusnya  gunung  api  tersebut  sehingga  secara  terpaksa  dua  desa tersebut harus dipindahkan tempat tinggal mereka ke tempat yabg lebih aman, yang mana menurut perhitungan dari pemerintahan dengan mempertimbangkan areal maluku yang masih cukup luas dan mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup, Maka Pemerintah Propinsi Maluku mengambil inisiatif memindahkan dua desa tersebut di tempat yang baru yakni Desetlemen Kilo Meter 14 yang berlokasi di Masohi.

Desa Banda Baru secara keseluruhan beragama islam dan dominan oleh Suku Buton Asal Sulawesi Tenggara dengan latar belakang kelahiran Pulau Banda Atau Desa Gunung Api Selatan Dan Desa Gunung Api Utara.

Tarian adat pajoge

Maka aspek budaya yang sering di gunakan berupa Pakian Adat (Pajoge, Hadrat,Maulid Pukul Tipa dll). Dengan semakin terbukanya masyarakat terhadap arus informasi, hal-hal lama ini mulai mendapat respon dan tafsir balik dari masyarakat.

UNDUH PROFIL DESA

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY