Gizi Bermula dari Pekarangan

0
131

Orangtua mana yang tak tega melihat anaknya dengan kondisi pertumbuhannya diberi label gizi kurang, gizi buruk dan anak BGM (Bawah Garis Merah). Ia akan menjadi sorotan masyarakat di sekitar lingkungannya. Keluarga akan menjadi tidak aman. Atas dasar inilah orangtua telah berusaha semampunya agar asupan gizi anak tetap terjamin sehingga pertumbuhan anak tetap berada pada kondisi gizi baik.

Sepanjang ini asupan gizi anak lebih pada makanan instan yang didatangkan dari toko dengan biaya yang mahal dan harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Terkadang ada nada kelakar harga untuk membeli makanan lebih murah ketimbang biaya transportasi, namun kadar gizinya sangat rendah. Walau dengan keadaan seperti ini masyarakat tetap melakukannya.

Hal ini disebabkan oleh pemahaman masyarakat yang masih terbatas tentang bagaimana cara kita mendapatkan makanan- makanan bergizi dengan hasil kita sendiri. Masyarakat juga belum bisa mengelolanya dengan lebih bervariasi sehingga menambah selera makan anak. Akibatnya pengolahan makanan pun yang biasa-biasa sesuai dengan pemahaman mereka.

PARA PESERTA PELATIHAN DARI UNSUR KADER POSYANDU

Lewat sebuah pendampingan dengan kedekatan yang dibangun oleh fasilitator terhadap kondisi ini sebuah gebrakan baru muncul sebagai sebuah proses penyadaran sekaligus memberikan pemahaman dengan diselenggarakanya pelatihan

ORANG TUA PEMANFAAT SEDANG MELAKUKAN PEMBUATAN BEDENG DI BAWAH ARAHAN BPK. WALTERSILDUS DARI PENYULUH PERTANIAN

Kebun Gizi. Kegiatan ini bermaksud agar mayarakat dapat memfaatkan pekarangan mereka ataupun lahan-lahan kosong mereka untuk dijadikan kebun gizi. Selain itu masyarakat juga dilatih untuk bagaimana pengolahan lahanya sehingga benih itu tumbuh dengan subur serta pemilihan benih yang baik dan organik.

 

Dari hasil pelatihan sudah ada kebun yang melalui sebuah pengolahan lahan yang baik, tanaman yang ditanam pun adalah pilihan benih yang baik. Sehingga kebun tersebut telah menghasilkan tanaman- tanaman yang baik dan bergizi dan sudah dinikmati oleh anak-anak. Dan telah terbukti bahwa justru makanan yang enak dan bergizi itu datangnya dari kebun. Bukan dari toko.

KEBUN CONTOH MILIK PKK DESA BILLA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY