Bangunan semi jadi berlapis semen berdiri kokoh di samping Kantor Kepala Desa Mentaren II. Fisik bangunan berlantai dua itu bahkan lebih mentereng dibanding  Kantor Kepala Desa Mentaren II. Di bangunan yang berjarak selemparan batu dari Kantor Kepala Desa itu rencananya berdiripusat informasi bagi warga Desa Mentaren II lewat kehadiran Perpustakaan Desa. Luas bangunan Perpustakaan Desa Mentaren II mencapai 132 meter persegi (m2).

Fredringko dari Kementerian Desa berbincang bersama Kades Mentaren 2
Fredringko dari Kementerian Desa berbincang bersama Kades Mentaren 2

Menurut Agus Imam Murdiyanto, Kepala Desa Mentaren II,  kehadiran perpustakan desa ini bukanlah sesuatu hal yang dipaksakan atau keinginan segelintir pengurus desa. “Kehadiran perpustakaan desa murni berasal dari aspirasi warga desa sendiri,” ungkap Imam yang baru menjabat 6 bulan sebagai Kepala Desa Mentaren II. Kehadiran perpustakaan desa didambakan warga Desa Mentaren II sebagai sarana untuk menangguk informasi lebih banyak.

PerpusMentaren (1)
Kades Mentaren 2 Agus Imam Murdiyanto

Selama ini dahaga informasi warga Mentaren II dipenuhi dari kehadiran perpustakaan keliling yang menyambangi lingkungan mereka. Namun, kehadiran mereka tidak menentu. “Terkadang datang dua kali sebulan, bahkan bisa satu kali sebulan,” ungkap Imam. Di sisi lain, warga Mentaren II ingin mereguk informasi lebih banyak. Bagi warga yang berprofesi sebagai petani mereka ingin membaca hal-hal terkait pertanian di perpustakaan desa. Demikian pula halnya dengan warga desa yang berprofesi sebagai peternak. Kehadiran perpustakaan desa bukan hanya monopoli orang desa. Anak-anak pun bisa turut menikmati bacaan di perpustakaan desa nantinya.

PerpusMentaren (2)
Kades Mentaren 2 bersama kader GSC dan Fasilitator GSC
PerpusMentaren (4)
Transparansi Anggaran

Antusiasme yang menggebu itu lewat Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pun dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Anggaran Dana Desa 2016 sebesar Rp215.616.000 dimanfaatkan untuk pembangunan perpustakaan desa.  Rencananya pada 2017, dianggarkan kembali sebesar Rp86-juta untuk penyelesaian perpustakaan desa. Perpustakaan desa yang dibangun ini nantinya diharapkan mampu memberi manfaat bagi 1.146 laki-laki dan 1.232 perempuan warga Desa Mentaren II. Ke depan, pemanfaatan perpustakaan desa tidak hanya dimanfaatkan untuk perpustakaan semata. Lantai satu rencananya difungsikan sebagai rumah desa sehat serta penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lewat perpustakaan desa, warga Mentaren II menyibak jendela untuk menyapa dunia. (fx).

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY