“Momentum Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional seiring dengan kegiatan Gebyar PAUD Trenggalek 2016 diharapkan bisa menjadi momentum untuk kebangkitan pendidikan PAUD berbasis lingkungan dalam rangka menyiapkan generasi Indonesia di masa mendatang,” ujar dr Hanibal Hamidi MKes, Direktur PSD, Ditjen PPMD, Kemendesa PDTT.

Menurut Hanibal pelaksanaan PAUD Generasi Cerdas Desa merupakan upaya strategis dalam kerangka implementasi UU Desa oleh Kemendesa terutama dalam rangka pencapaian strategis Nawacita Pemerintahan Ir Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam hal pengentasan 5.000 desa tertinggal dan mendorong terangkatnya 2.000 Desa Mandiri pada 2019. Di sisi lain berdasarkan Permendesa Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai instrumen bantu manajerial pembangunan  desa, salah satu indikatornya terkait dengan pendidikan yakni tersedianya minimal satu (1) PAUD untuk setiap desa.

Direktur PSD Hanibal Hamidi, Bupati Trenggalek Emil Dardak dan Duta PAUD GSC Arumi Bachsin bersama Fasilitator GSC Trenggalek
Direktur PSD Hanibal Hamidi, Bupati Trenggalek Emil Dardak dan Duta PAUD GSC Arumi Bachsin bersama Fasilitator GSC Trenggalek

Kegiatan pelantikan Bunda PAUD untuk tingkat kecamatan dan desa di Trenggalek ini merupakan rangkaian acara Gebyar PAUD Trenggalek 2016. Selain pelantikan Bunda PAUD, turut pula digelar hajatan Kirab Budaya PAUD yang melibatkan 14 kecamatan di Temanggung serta 1 rombongan dari Fasilitator Generasi Sehat dan Cerdas (GSC).

“Pendidikan Anak Usia Dini usia 0—5 tahun merupakan investasi yang dilakukan oleh kita untuk membangun dan mewarnai bangsa dalam waktu 15—20 tahun mendatang. Apa yang terjadi di masa depan salah satunya ditentukan oleh ikhtiar kita menyiapkan pendidikan anak usia dini saat sekarang. Peran Bunda PAUD sangat strategis bak pelukis masa depan anak-anak sehingga kontribusinya sangat diharapkan,” ujar Dr Emil Elestianto MSc, Bupati Trenggalek.

“Suatu kehormatan bagi saya dipercaya menyandang Duta PAUD Generasi Cerdas Desa, karena kita tahu desa merupakan ujung tombak pembangunan negeri ini. PAUD mempunyai peran strategis dalam membentuk generasi Indonesia dalam waktu 15—20 tahun ke depan. Dalam kerangka pengarustumaan isu-isu PAUD penting untuk mengutamakan kearifan lokal sebagai sarana edukasi sehingga anak-anak tidak bingung dan lebih menghargai kekayaan budaya lokal,” ungkap Arumi Bachsin, Duta PAUD Generasi Cerdas Desa sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek.

PAUD Generasi Cerdas Desa merupakan program hasil kolaborasi antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Kementerian Pendidikan dengan dukungan Bank Dunia dan Pemerintah Australia. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan usia dini terutama masyarakat miskin dalam rangka memperluas kesempatan mereka di masa depan. Ditargetkan 15 ribu guru di 25 kabupaten di wilayah Generasi Sehat dan Cerdas akan menerima pelatihan berstandar nasional yang berlangsung hingga 2017.

Defile Peserta Gebyar PAUD Trenggalek 2016
Defile Peserta Gebyar PAUD Trenggalek 2016

Lokasi kegiatan program berada di Kabupaten Dompu, Lombok Barat, Sumbawa, dan Lombok Tengah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Timur di Timor Tengah Utara dan Maluku Tengah di Maluku. Provinsi Jawa Barat meliputi Kabupaten Subang, Sumedang, Kuningan, Cianjur, Sukabumi dan Garut. Provinsi Jawa Timur meliputi Kabupaten Trenggalek dan Nganjuk. Di Sumatera Selatan berada di Kabuapten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir. Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara turut serta dalam program. Kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju di Sulawesi Barat. Adapun di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo dan Gorontalo turut serta. Kalimantan Barat berada di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.(fx/gsc)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY